SAMARINDA — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali menunjukkan kualitas kolaborasi dan daya saing akademiknya. Pada perhelatan The 3rd Annual International Conference on Islamic Economics and Finance (AICIEF) 2026 yang digelar Kamis (15/10/2026) di Grand Sawit Hotel Samarinda, panggung akademik tidak hanya diisi oleh para pakar, tetapi juga menyoroti partisipasi aktif mahasiswa dalam riset kolaboratif.

Dalam konferensi internasional yang digelar secara hibrida tersebut, presentasi sesi paralel diisi oleh 4 grup mahasiswa, setiap grup terdiri dari 8 hingga 10 orang per kelompok yang terdiri dari mahasiswa FEBI UINSI Samarinda dan mahasiswa eksternal dari perguruan tinggi lain. Untuk mengakomodasi dinamika peserta dari berbagai daerah dan era digital, presentasi dari keempat grup lintas kampus ini dilangsungkan melalui dua metode, yakni secara online (daring) dan offline (luring).

Karya dan gagasan inovatif yang dipaparkan oleh puluhan mahasiswa dalam empat grup tersebut mendapatkan ulasan serta masukan konstruktif secara langsung dari para Dosen FEBI UINSI Samarinda yang bertindak sebagai reviewer. Keterlibatan dosen internal sebagai reviewer ini tidak hanya menguji keandalan riset, tetapi juga menciptakan proses bimbingan akademik yang interaktif untuk mematangkan kualitas publikasi ilmiah mahasiswa di tingkat nasional dan internasional.
Sebagai puncak apresiasi atas kualitas riset, kerja sama tim lintas institusi, dan penguasaan materi yang memukau, sesi presentasi ini juga menganugerahkan penghargaan Best Presenter kepada peserta dengan penampilan dan argumen akademik terbaik. Penobatan Best Presenter ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi mahasiswa FEBI UINSI dan mahasiswa eksternal mampu menyuguhkan analisis yang tajam dan komunikatif.

Gagasan yang dipresentasikan oleh kelompok-kelompok mahasiswa ini beririsan langsung dengan tema besar AICIEF 2026, yakni “Synergizing Islamic Green Finance, Digital Halal Value Chain, and Sharia Business Management for Global Economic Resilience.” Isu-isu seperti inovasi keuangan hijau, ekosistem halal digital, hingga strategi manajemen bisnis syariah menjadi fokus riset yang mereka paparkan dengan antusias.

Tampilnya kolaborasi mahasiswa di mimbar akademik bertaraf dunia ini mendapat apresiasi tinggi disampaikan oleh Dekan FEBI UINSI Samarinda, Dr. H. Moh. Mahrus, S.Ag., M.HI. dalam sambutannya (Welcoming Remarks). “Hadirnya konferensi ini menjadi kesempatan berharga, terlebih melihat kolaborasi riset yang luar biasa antara mahasiswa kita dengan mahasiswa dari kampus lain. Tampilnya mereka mempresentasikan riset, berdiskusi langsung dengan para reviewer, hingga lahirnya Best Presenter, membuktikan bahwa kerja sama tim dan wawasan mahasiswa kita telah siap bersaing di level global,”
Beliau memberikan motivasi agar jejaring kolaborasi lintas kampus dan pengalaman presentasi di forum internasional ini dapat menjadi batu loncatan untuk terus berkarya.
Keberanian dan prestasi kelompok mahasiswa ini terasa semakin istimewa mengingat forum AICIEF 2026 turut dihadiri oleh Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik selaku Keynote Speaker, serta jajaran pembicara internasional terkemuka seperti Assoc. Prof. Dr. U-Samarn Yunu (Thailand), Qasem Muhammadi, Ph.D. (Iran), Dr. Ziauddin (Malaysia), dan Prof. Dr. Misnen Ardiansyah (UIN Sunan Kalijaga).






Melalui kolaborasi masif mahasiswa lintas kampus, proses reviu oleh dosen, dan penganugerahan Best Presenter pada The 3rd AICIEF 2026, FEBI UINSI Samarinda berharap sinergi akademik ini terus menghidupkan iklim riset yang dinamis. Fakultas berkomitmen untuk terus menjadi ruang bertumbuh bagi lahirnya lulusan unggul yang cakap secara teori, mampu membangun jejaring kolaborasi luas, dan tangguh dalam merumuskan solusi inovatif bagi perkembangan industri ekonomi syariah. #HumasFEBIUINSI